Mahasiswa Unikal akan Bertempur di Palangkaraya Mewakili Jawa Tengah melalui “Baca Puisi”

Prestasi peksimida

Bulan Agustus 2014 tinggal menyisakan beberapa hari. September akan segera tiba, bulan yang akan menjadi ajang pertempuran. Pada bulan tersebut mahasiswa UNIKAL akan berjuang pada tingkatan tertinggi perlombaan baca puisi. M. Ahsana Ghazalba, itulah namanya. Siapapun tak menyangka bahwa mahasiswa yang terkesan “slenge-an” tersebut setelah digodok “di kawah candradimuka” bisa sangat hebat dalam menunjukkan bakat seninya. Ialah juara dari lomba baca puisi PEKSIMIDA Jateng 2014. Waktunya hampir tiba, dia akan berjuang demi sebuah harga diri. Bukan untuk dirinya saja, tetapi harga diri Almamater dan harga diri Jawa Tengah.
PEKSIMIDA Jateng Tahun 2014 telah dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2014 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Pada saat itu, UNIKAL mengirimkan 9 mahasiswa untuk mengikuti Lomba Baca Puisi dan Penulisan Karya Sastra. Dari 9 wakil yang dikirimkan, UNIKAL berhasil meraih Juara I dalam kategori Lomba Baca Puisi Putra dan Juara 2 penulisan Lakon. Prestasi tersebut adalah sebuah peningkatan dari Peksimida sebelumnya pada tahun 2012. Pada tahun tersebut UNIKAL melalui “para pasukan pelangi PBSI” berhasil meraih Juara 3 penulisan Lakon, Juara harapan Lakon, dan Juara 2 Baca Puisi Putri. Meskipun pada tahun tersebut banyak nominasi yang lolos, tetapi belum berhasil menjadi wakil Jawa Tengah untuk bertempur di tingkat nasional. Akhirnya, setelah 2 tahun berlalu, melalui keringat dan doa UNIKAL pada tahun 2014 ini akan bertempur mewakili Jawa Tengah di Tingkat Nasional. Semoga melalui M. Ahsana Ghasalba dari Prodi PBSI, UNIKAL bisa mengharumkan nama Jawa Tengah 13-19 Spetember 2014 di Pangkaraya.
Pada Seleksi PEKSIMIDA Jateng, secara keseluruhan kegiatan Baca Puisi dan Penulisan Karya Sastra diikuti oleh 245 mahasiswa dari 40 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Jawa Tengah tersebut. Tatkala itu, acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Bapak Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH pada hari Sabtu, 10 Mei 2014 Jam 08.30 WIB di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Hari itu, Lomba Baca Puisi dan Penulisan Karya Sastra dimulai pukul 09.00 WIB s.d 23.30 WIB di Gedung F dan G. Selanjutnya Tim Juri mengadakan rapat untuk menetapkan hasil penilaian dari jam 22.00 s.d 00.00 WIB.

Adapun hasil lengkap kejuaraan sebagaimana tersebut di bawah ini :

data mahasiswa lomba peksimida

Secara keseluruhan hasil PEKSIMIDA menempatkan 5 perguruan tinggi (UNDIP, UNS, UNNES, UNSOED dan UNIKAL) menjadi duta Jateng Tangkai Lomba Baca Puisi dan Penulisan Karya Sastra pada PEKSIMINAS Tahun 2014 pada tanggal 13-19 September 2014 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah nanti.  Dalam tangkai lomba tersebut, UNIKAL satu-satunya perguruan tinggi swasta yang berhasil melanjutkan pertempuran ke Palangkaraya. Kini, medan pertempuran itu semakin dekat, sudah waktunya untuk bersiap-siap.

tim mhs lomba peksimida

 

“Sebenarnya ada sedikit kekecewaan dari kami tentang hasil tersebut terutama tangkai penulisan sastra, terutama pada naskah lakon karena selisih nilainya sangat tipis dengan juara 1, sementara patokan naskah lakon pada saat lomba agak membingungkan. Akan tetapi, paling tidak kami ingin membuktikan bahwa `seorang pendekar tak harus lahir dari padepokan yang megah, seorang pendekar bisa saja lahir dari pertapaan sederhana di gua mungil bernama UNIKAL`. Melalui baca puisi, kami akan membuktikannya di Palangkaraya.” Ujar M. Haryanto, S.Pd., M.Hum selaku Kaprodi PBSI sekaligus pelatih para juara tersebut.
Hal itu selaras dengan semboyan PBSI UNIKAL “Kami pasukan pelangi tak akan tumbang berprestasi, merangkul pena menerangi dunia” Berkaca dari slogan tersebut, Kaprodi PBSI mengajak dan merangkul segenap mahasiswa di UNIKAL untuk lebih melakukan pengkaderan dan latihan keras agar UNIKAL semakin bermartabat dan dihormati. Beliau juga berharap, ada dukungan penuh dan nyata dari pihak-pihak terkait.
Mohon doa dan dukungan untuk M. Ahsana Ghazalba dari UNIKAL, agar bias menyumbangkan yang terbaik, menyumbangkan “emas” untuk UNIKAL dan untuk Jawa Tengah.